Recently updated on Agustus 2nd, 2024 at 04:14 am
Dharmasraya, TS.Com – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menghadiri sekaligus membuka acara Peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Dharmasraya tahun 2024. Acara ini dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, pada hari Rabu, (31/07/24).
Acara ini dihadiri oleh Sekda Dharmasraya, Adlisman, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Kepala Sekolah se-Dharmasraya, 400 orang anak dari SD, SMP, SMA se-Dharmasraya. Serta diikuti juga oleh siswa SLB se-Dharmasraya. Acara ini dikemas dalam berbagai kegiatan, seperti lomba juara satu atau cerdas cermat, melukis, lomba senam kreasi dan lain sebagainya.
Dalam sambutan Bupati, ia mengucapkan selamat memperingati Hari Anak Nasional kepada seluruh anak dan para orang tua se-Kabupaten Dharmasraya. Tema Hari Anak Nasional tahun ini “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Tema ini memberikan makna yang mendalam, agar kita semua berkomitmen untuk menjamin pemenuhan hak anak, dan melindungi anak. Terhadap ganguan baik secara fisik maupun mentak di Kabupaten Dharmasraya.
“Sebagai perwujudan dari Kabupaten Layak Anak yang telah dianugerahi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sejak tahun 2019. Maka Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akan senantiasa berupaya, bersama-sama dengan berbagai elemen masyarakat. Bersinergi untuk menciptakan berbagai program dan kebijakan dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak,” kata Bupati.
Berbagai permasalahan anak sedang dihadapi saat ini, seperti kekerasan, perkawaninan anak, anak berhadapan dengan hukum, penyalahgunaan teknologi digital khususnya dalam bentuk game dan judi online. Serta masalah lainnya, merupakan tantangan bagi karena anak akan menjadi modal utama dalam pencapaian Indonesia Emas 2045 khususnya dalam menciptakan SDM yang berkualitas.
Selain itu, kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan tingkat kemajuan bangsa. Setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.baik fisik, mental maupun social dan yang tidak kalah penting anak juga harus memperoleh perlindungan dan terpenuhi hak-haknya. (**).
